Kamis, 06 Oktober 2011

5 Oktober 2011

Malam seperti raksasa menelan bulat matahari
Aku di sini
Tenggelam dalam perut malam mengisi kepergianmu yang terakhir

Adakah yang lebih perih dari menuliskan luka dengan air mata
dan kuucapkan perpisahan kepada jantungku, yang masih berdenyut namamu.

Maaf aku pergi
hati-hati, hati.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar