Kau bilang, “Sia-sia.” – Ku bilang, “Ini cara kita mengerti arti setia.”
Kau bilang, “Lara.” – Ku bilang, “Tenang, hanya sementara.”
Kau bilang, “Jengah.” – Ku bilang, “Setidaknya kita belum menyerah.”
Kau bilang, “Ini tak kan mudah.” – Ku bilang, “Semakin mudah kau dapatkan, semakin mudah kau lepaskan. Namun lihat, kita tetap bertahan bukan?”
Kau bilang, “Mustahil.” – Ku bilang, “Bukankah kemustahilan adalah keahlian Tuhan? Maka tak ada yang tak mungkin.”
Kau bilang, “Percuma.” – Ku bilang, “Kita masih punya doa sebagai senjata. Kita berjuang, bersama."
via: ruth
Tidak ada komentar:
Posting Komentar