Rabu, 19 Januari 2011

kau bilang, maka ku bilang

Kau bilang, “Sia-sia.” – Ku bilang, “Ini cara kita mengerti arti setia.”

Kau bilang, “Lara.” – Ku bilang, “Tenang, hanya sementara.”

Kau bilang, “Jengah.” – Ku bilang, “Setidaknya kita belum menyerah.”

Kau bilang, “Ini tak kan mudah.” – Ku bilang, “Semakin mudah kau dapatkan, semakin mudah kau lepaskan. Namun lihat, kita tetap bertahan bukan?”

Kau bilang, “Mustahil.” – Ku bilang, “Bukankah kemustahilan adalah keahlian Tuhan? Maka tak ada yang tak mungkin.”

Kau bilang, “Percuma.” – Ku bilang, “Kita masih punya doa sebagai senjata. Kita berjuang, bersama."

via: ruth

Tidak ada komentar:

Posting Komentar